Dunia.IT

Dunia.IT

“The science of today is the technology of tomorrow.” — Edward Teller

Monday, November 5, 2018

Cara mengamankan router mikrotik

1. Ganti Username dan Password Router Mikrotik 
Sudah bukan rahasia lagi kalau Router Mikrotik mempunyai Username dan Password bawaan pabrik yaitu Username : Admin, dan Password : (blank). Sebaiknya Username Password default tersebut kita disable, dihapus atau kita ubah, agar tidak digunakan orang lain. Untuk menghapus dan melakukan disable User Default silakan buat terlebih dahulu User yang memiliki hak akses (group) Full. Untuk melakukan management User bisa masuk ke menu System > Users
Selain disable, kita juga bisa membuat user baru dengan hak akses Read. Dalam memberikan hak akses Read yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai lupa nonaktifkan (un-cek) policies "reboot". Karena Secara default Group Read masih bisa melakukan Reboot. 

2. Ubah atau Matikan Service yang Tidak Diperlukan 
Service di Router Mikrotik secara default sudah terbuka, jadi kita harus mengantisipasi beberapa service yang kita gunakan untuk melakukan remote ke router. Caranya kita bisa menonaktifkan service tersebut, mengubah port defaultnya atau membatasi hanya beberapa ip address saja yang boleh akses menggunakan port tersebut. 
Pengaturan ini dapat dilakukan pada menu IP > Services   

3. Non-Aktifkan Neighbors Discovery 
Mikrotik memiliki protocol yang dapat melakukan broadcast domain melalui layer 2 sehingga membuat perangkat Mikrotik bisa saling menemukan jika berada di jaringan layer 2 yang sama, namanya adalah Mikrotik Neighbor Discovery Protocol(MNDP). Perangkat yang support MNDP dan CDP dapat menemukan atau mengetahui informasi router lain seperti informasi identity Router, MAC-Address,dan IP-Address. Contoh paling mudah saat kita akan melakukan winbox di tab Neighbors akan terlihat beberapa informasi Router yang terkoneksi layer 2 dengan laptop kita. 
Agar Router tidak memberikan informasi tersebut, sebagai admin jaringan sebaiknya lakukan disable discovery interface. Terutama Interface yang terkoneksi langsung dengan pihak umum misalnya interface wireless untuk jaringan hotspot, interface ethernet untuk jaringan PC client warnet, dan sebagainya. 
Pengaturan ini dapat dilakukan pada menu IP > Neighbors   

4. Non-Aktifkan atau Ubah Fitur MAC Server
Dengan melakukan disable pada discovery interface bukan berarti Router tidak bisa di remote menggunakan MAC-Address. Jika sebelumnya sudah menyimpan atau mengetahui MAC-Address Router, masih bisa di remote menggunakan MAC-Address. Jika menginginkan Router tidak bisa diremote menggunakan MAC-Address baik melalui Winbox ataupun via telnet, matikan Fitur MAC-Server di Router. Tools -> MAC-Server   
Atau Anda hanya ingin MAC-Winbox dari interface yang  terkoneksi dengan PC Anda saja misal Ether2. Cara melakukannya buat terlebih dahulu MAC-Winbox Interface ke Arah Ether2 selanjutnya disable interface "all"   

5. Aktifkan Firewall Filter Untuk Akses Service Router (DNS dan Web Proxy)
Router Mikrotik yang kita tempatkan sebagai Gateway Utama, sering mengaktifkan fitur Allow-remote-request DNS dan web proxy. Kedua fitur tersebut bisa dimanfaatkan oleh pihak luar terutama web proxy yang kadang membuat trafik international kita sering penuh padahal tidak ada user lokal yang menggunakannya. 
Untuk mengatasi hal tersebut kita harus mengaktifkan filter pada Firewall agar pihak luar tidak bisa memanfaatkan DNS kita dan Web Proxy kita.     
Jangan lupa buat juga action drop untuk trafik DNS yang menggunakan protocol udp.    

6. Non-Aktifkan Btest Server
Router Mikrotik juga memiliki fitur Btest Server, yang bisa digunakan untuk melakukan test koneksi yang sudah terbentuk. Tetapi fitur ini jika tiba-tiba di manfaatkan oleh pihak luar, Router kita di paksa untuk men-generate trafik atau menerima trafik bandwith test bisa jadi bandwidth yang kita miliki habis atau tiba-tiba CPU load kita menjadi 100%. Tentu sebagai admin jaringan tidak menginginkan hal itu, lebih baik fitur ini dimatikan. 
Pengaturan dapat dilakukan pada menu Tools > BTest Server   

7. Ubah pin atau Non-Aktifkan Fitur LCD
Beberapa Router Mikrotik sudah dilengkapi dengan LCD yang juga bisa digunakan untuk menambahkan perintah-perintah sederhana langsung dari LCD tersebut. Jika router yang memiliki LCD tersebut di tempatkan di tempat yang terjangkau orang banyak sebaiknya lakukan pengubahan pin atau Non-Aktifkan Fitur LCD agar orang lain tidak iseng mengotak atik router kita. 

8. Lakukan Backup secara berkala serta Enkripsi dan Ambil File backupnya
Agar tidak perlu konfigurasi ulang sebaiknya kita lakukan Backup secara berkala. Apalagi setelah selesai konfigurasi lakukan backup konfigurasi, dan jangan lupa pindahkan file backup tersebut ke PC atau laptop Anda. Untuk menjaga keamanan file backup bisa Anda lakukan Enkripsi saat akan melakukan backup konfigurasi. 

9. Aktifkan Bootloader Protector
Fitur Bootloader Protector digunakan untuk melakukan proteksi terhadap gangguan fisik yang bisa saja terjadi pada routerboard terutama proteksi terhadap tombol reset yang ada di router Mikrotik.

10.Amankan Fisik Router
Mikrotik adalah perangkat hardware elektronik sebagaimana perangkat elektronik lainnya yang membutuhkan perawatan Fisik seperti : 
Proteksi kabel power agar jangan terlalu sering di cabut colok
Ruang pendingin untuk menjaga suhu perangkat mikrotik 
Perlindungan terhadap lonjangan listrik menggunakan UPS, atau yang melewati POE sebaiknya gunakan Arester.

Sunday, November 4, 2018

Sejarah perkembangan komputer


Sejarah perkembangan komputer jaman dulu sampai sekarang.

kalian semua pasti sudah pada tahu kan apa itu kompter? Kalau laki2 pasti sudah pada tahu lah mulai dari sd, smp, dan seterusnya, pastilah, karna bolos sekolah pasti larinya ke warnet atau engga nongkrong di warkop sambil ngopi….iya kan. Hayo yang anak warnet bisa coment di bawah kalau kata2 gue bener dan yang suka nongkrong di warkop juga koment di bawah, pasti bukan cowok doang lah yang tahu komputer perempuan juga pasti pada tahu lah apalagi nenek gue.

Dari pada bayak cingcong Saya bakalan jelasin sedikit apa itu komputer menurut saya. Komputer adalah sebuah benda atau komponen yang terdiri dari
  • CPU beresta kompunen di dalamnya seperti RAM, procesor atau bisa di sebut dengan otaknya, VGA DLL.
  • Monitor yang berfungsi sebagai layar.
  • Mouse berfungsi sebagai menggerakkan cursor pada monitor, bukan fungsinya buat mennggerakkan tembakan pada game Point Blank, bisa juga si, tapi ada fungsi yang lebih bagusnya dan lebih mudah di pahami.
  • Kaybord berfungsi begabai alat untuk mengetik dan juga bisa sebagai alat untuk memukul kepala orang kalau lagi kesel, tapi jangan di aplikasikan ya ke kepala teman nya. Ini cuma bercanda.
Kembali ke pembhasaan yaitu Jenis2 komputer jaman dulu. Kalau buat yang kompter jaman sekarang kalia bisa klik ling yang ada di bawah.
Ini dia penampakan komputer jaman dulu pas firaun masih ngojek di padang pasir.

Jenis jenis Komputer Jaman Dulu

Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
Menggunakan lampu tabung sebagai komponen utama
Ukuran per unit komputer masih sangat berat dan besar
Cepat panas sehingga membutuhkan alat pendingin yang banyak
Boros listrik
Proses relatif masih lambat
Ketepatan hasil proses masih rendah
Kapasitas data masih kecil
Komputer Generasi Kedua (1959-1965)
Komponen utama penyusun komputer adalah transistor yang lebih unggul segalanya dibanding tabung hampa namun harga jual murah, serta kelemahan pada generasi pertama dapat diperbaiki.
Komputer Generasi Ketiga (1965-1970)
Fungsi transistor digantikan dengan IC (Integrated Circuits) atau rangkaian terpadu. Dari sekeping IC itu sendiri dapat menggantikan beberapa transistor, diode dan resistor sekaligus, sehingga dapat berkinerja lebih baik hasilnya daripada generasi sebelumnya. Meski ukuran lebih kecil, namun kecepatannya makin tinggi, kapasitas lebih besar dan memungkinkan untuk berkomunikasi antar komputer.
Komputer Generasi Keempat (1970- Sekarang) 
Komponen utama komputer sudah menggunakan VLSI (Very Large Scale IC) yaitu IC yang kemampuannya ditingkatkan hingga ratusan bahkan ribuan kali dengan ukuran fisik yang semakin kecil.
Komputer Generasi Kelima
Saat ini para pakar komputer merancang dan memikirkan bagaimana membuat komputer dengan komponen utama, yakni AI (Artificial Intelligence) atau kepandaian buatan, sehingga dapat menentukan sikap sendiri jika akan menerima data, serta hendak diapakan data itu adalah atas inisiatif sendiri dan terus berkembang hingga saat ini.

Penutup
Sekian postingan gue mudah mudahan tenthibur bagi yang yang membacanya, kalau tidak terhibur hibur aja dirilu sendiri :( mdah mudahan yang membaca posingan saya selalu di berikan kesehatan, yang belum membaca postingan saya harus di baca, makanya yang sudah membaca di biasakan di share ke teman2, yang sudah share artikel saya thank you….


Thursday, September 6, 2018

Simulasi jaringan Vlan pada Cisco

Sobat sudah pada tahu belum apa itu Vlan dan cara konfignya? kali ini saya akan mambahas bagaimana cara konfig Vlan pada Cisco dan pengertian nya kalian bisa klik pada link yang sudah saya sediakan di bagian bawah.
Baca Juga : Pengertian vlan dan cara kerjanya
Configurasi.
1. Yang perlu kita atur pertama kali adalah servernya, akalu server A dan Server B sudah selesai dan kita setting clientnya pake DHCP. Kalian bisa klik link yang ada di bawah untuk cara setting server untuk client DHCP.
Baca Juga : Membuat DHCP untuk client
Perhatikan gambar dibawah: 
2. Klik pada Switch dan masuk pada bagian CLI, seperti pada gambar dibawah.
3. Masih di Switch kita akan membuat 2 Vlan yaitu: 

  • Vlan 100 lab_a
  • Vlan 200 lab_b
Perintahnya seperti ini: 
Switch>enable
Switch#vlan database
Switch(vlan)#vlan 100 name lab_a
Switch(vlan)#vlan 200 name lab_b
Switch(vlan)#exit
Switch#sh vlan
4. Setelah kita setting, kita cek vlannya menggunakan perintah show vlan makan akan tampil seperti  pada gambar dibawah.
5. Selanjutnya, masih Swicth kita ketik perintah:
Switch>enable
Switch#configure terminal
Switch(config)#interface fa 0/1
Switch(config-if)#switchport access vlan 100
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface fa 0/2
Switch(config-if)#switchport access vlan 100
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface fa 0/3
Switch(config-if)#switchport access vlan 100
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface fa 0/4
Switch(config-if)#switchport access vlan 100
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface fa 0/5
Switch(config-if)#switchport access vlan 100
Switch(config-if)#exit
Lakukan hal yang sama sampai pada port0/10 untuk Vlan 100 jika kalian ingin menggunkannya, bagaimana dengan Vlan 200 perhatikan dibawah ini:
Switch>enable
Switch#configure terminal
Switch(config)#interface fa 0/11
Switch(config-if)#switchport access vlan 200
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface fa 0/12
Switch(config-if)#switchport access vlan 200
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface fa 0/13
Switch(config-if)#switchport access vlan 200
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface fa 0/14
Switch(config-if)#switchport access vlan 200
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface fa 0/15
Switch(config-if)#switchport access vlan 200
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#exit
Switch#sh vlan

6. Setelah kita ktikkan show vlan, lihat perpindahan port-port dibawah ini.
7. Sekarang kita kembangkan tambahkan 1 router pada jaringan kita, perhatikan gambar berikut.
8. Sekarang masuk ke CLI pada Router, kalau ada pilihan awal pilih no aja ya.
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface fa 0/0.100
Router(config-subif)#encapsulation dot1q 100
Router(config-subif)#ip address 172.16.10.254 255.255.0.0
Router(config-subif)#exit
Yang diatas itu untuk Vlan 100, bagaimana dengan Vlan 200 perhatikan dibawah ini.
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface fa 0/0.200
Router(config-subif)#encapsulation dot1q 200
Router(config-subif)#ip address 192.168.1.254 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#interface fa 0/0
Router(config)#no shutdown
9. Oke, sekarang kita lihat hasil akhirnya.
10. ini gak semata2 sudah bisa reply antar server kita terakhir harus setting routernya portnya harus kita masukkan ke mode trunk, masuk ke mode CLI pada Swicth.
Switch>enable
Switch#configure terminal
Switch(config)#interface fa 0/24
Switch(config)#switchport mode trunk
Switch(config)#exit
 11. Sekarang kita coba ping dari client ke server nya masing atau sebaliknya.
Mudah-mudahan kalian puas setelah membaca artikel saya, jika ada kesalahan pada kata-kata atau apapun itu sobat bisa kritik lewat komentar, kalau bagus kalian komen juga ya, oke...

Pengertian Vlan Dan Cara Kerjanya

Sobat sudah pada tahu belum apa itu Vlan dan cara kerjanya? pas banget kali ini saya akan membahasnya, sebelumnya terima kasih sudah mau mampir di blog saya. Mudah-mudahan kalian puas setelah membaca artikel saya, jika ada kesalahan pada kata-kata atau apapun itu sobat bisa kritik lewat komentar, kalau bagus kalian komen juga ya, oke...
Baca Juga : Simulasi VLAN pada Cisco

Pengertian VLAN.
Virtual lan atau biasa di singkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN (Local Area Network) yang di konfigurasikan menggunkana perangkat lunak pengelolah sehingga dapat berkomunikasi seperti hal nya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama. Padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada jumlah segmen LAN (Local Area Network) yang berbeda. 
VLAN (Virtual Lan) di buat menggunakan pihak ke tiga. VLAN (Virtual Lan) merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik, VLAN (Virtual Lan) memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switch switch yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.
Sebuah VLAN memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team. VLAN sendiri banyak mempunyai keuntungan-keuntungan. Penerapan sebuah teknologi VLAN memungkinkan sebuah jaringan menjadi lebih fleksibel untuk mendukung tujuan 
bisnis.

Cara Kerja VLAN.
VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode yang di gunakan, baik menggunakan port, Mac address dan lain-lain. Semua informasi yang mengandung penandaas/pengamatan suatu VLAN di simpal dalam satu database, jika penandaannya berdasarkan port yang digunakan maka database harus mencatat port yang di gunakan oleh VLAN.
Untuk mengaturnya biasanya menggunakan switch yang dapat di atur. Swicth yang akan menyimpan semua informasi dan komunikasi suatu VLAN dan dipastikan semua Swicth memiliki informasi yang sama. Swicth akan menemukan kemana data-data akan di teruskan dan sebagainya.

Membuat DHCP pada kelas C untuk client


Sobat sudah pada yahu belum pada itu DHCP dan cara membuat DHCP pada kelas C untuk client??? nah pas banget kali ini saya akan membahas nya. Mudah-mudahan kalian bisa mengerti dan paham setelah membaca artikel saya, jika ada kesalahan pada kata-kata atau apapun itu sobat bisa kritik lewat komentar, kalau bagus kalian komen juga ya, oke...
Sebelum masuk ke pokok pembahasaan sobat harus tahu dulu apa itu DHCP biar kalian tidak bingung, kalau sudah tahu yaudah sobat bisa skip saja.
Baca Juga :  Apa itu DHCP????
Lansung saja kita masuk ke Configurasi nya, jangan lupa mengawali pekerjaan dengan membaca "Bismillahirrahmanirrahim" atau menurut kepercayaan anda masing, beri salam....Bercanda biar ga tegang, oke..
Baca Juga : Cara install Packet Tracer
Disini kita akan membutuhkan sebuah server untuk mengsetting DHCP itu sendiri, anggap aja lab kita itu kecil, hanya 6 komputer misalkan. Ini perlu kita ketahui dahulu untuk menentukan subnet mask yang akan kita gunakan, berdasarkan tabel yang ada dibawah, lebih pasnya kalau kita memakai subnet mask berbasis/29 yaitu 255.255.255.248, ini dapat mencangkup 6 host, perhatikan tabel dibwah.
Kalian bisa lihat gambar yang ada di atas yang ada tanda merah nya, sunet mask berbasis /29 255.255.255.248 dapat menampung 8 host atau 6 komputer, karena 1 dipakai network dan satu broadcast. Sobat harus tahu semakin banyak atau semakin banyak angka yang ada pada Subnet mask yang kaya kini (/29) maka semakin kecil host nya dan begitu juga sebaliknya.

Missalkan kita akan memakai 4 client dan satu server, maka yang 1 lagi akan kita pakai Ip addressnya untuk gateway pada router. Sebaliknya gateway untuk router adalah ip address yang terakhir.

Ip address yang dapat digunakan adalah:

192.168.0.1 >> Server
192.168.0.2 >> PC01
192.168.0.3 >> PC02
192.168.0.4 >> PC03
192.168.0.5 >> PC04
192.168.0.6 >> Gateway (Router 0/0)
Ada 6 IP Address.

Ok lansung saja, saya akan desiankan sebuah jaringan network seperti dibawah ini.
Langkah awal yang harus kita lakukan adalah mengsetting DHCP pada Server.

1. Klik 2x pada server.
Lanjutan no.1, biar lebih detail:

  • Langkah pertama yang harus dilakukan adalah (1) kli tab Config di atas.
  • Langkah berikutnya (2) klik tombol DHCP dikiri.
  • Terus pada point no (3) atur Default Gateway nya  seperti yang kita atur di atas menjadi 192.168.0.6 ini merupakan ip address terakkhir dari subnet mask yangkita miliki.
  • Point (4) karena ip address 192.168.01 akan kita gunakan untuk server itu sendiri secar manual, maka Start IP Address disini akan kita isi dengan 192.168.0.2 jangan lupa Subnet Mask nya dengan 255.255.255.248.
  • langkah ke (5) klik tombol Save, maka secara otomatis akan memunculkan point (6).
  • Point no (6) menjelaskan maksimal computer yang dapat ditampung oleh subnet mask ini yaitu 5.
  • Pertanyaan kenapa 5 ko bukan 6 ya, karena 1 ip address yaitu 192.168.0.1 itu sendiri tidak di hitung .
2. langkah berikutnya memberikan ip address manual pada Server, saya rasa tahap ini teman-teman tidak ada masalah kan.
3. Berikutnya kita akan mengatur ip address pada PC01 secara otomatis dengan mneggunakan DHCP, perhatikan gambar di bawah.
Lebih detailnya:
  • Langkah pertama adalah (1) klik tab Dekstop.
  • Selanjutnya default dia akan aktif pada static artinya kita dapat mengisi Ip addres secara manual, tahap ini kita akan menggatinnya dengan DHCP.
  • Tunggu beberapa detik otomatis ip address akan ke isi sendiri.
4. Hasil dari settingan pada PC01 yang menggunakan settingan DHCP, perhatikan gambar di bawah ini.

Sekian dari saya mudah-mudahan bermamfaat di suatu hari nanti, semangat belajar.

Monday, September 3, 2018

Cara konfigurasi OSPF pada Cisco


Sobat sudah pada tahu belum cara konfig OSPF pada cisco? kalau belum, nah pas banget saya akan membahasnya. Sebelum nya terimakasih sudah menyempatkan waktunya untuk membaca postingan saya.
Baca Juga : Pengertian OSPF
Sebelum masuk ke configurasi pasti diantara kalian ada yang bertanya-tanya, "brow cara install Cisco nya gimana brow?????" tenang udah saya siapin, sama pengertian juga.
Baca Juga : Cara install Cisco packet tracer
Configurasi

 1. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah membuat design sederhananya seperti pada gambar di bawah, router yang kita pakai yaitu tipe "2621XM".
Pemasangan port pada RouterAA.
2. Klik 2x pada RouterAA.
  • (1) matikan terlebih dahulu router agar bisa dipasang modul serial.
  • (2) klik WIC-2T, modul sekaligus sudah memiliki 2 port serial.
  • (3) klik dan tahan (drag atau drop) geser pada poin no 4 diatas.
3. Masih di RouterAA.
  • (1) pada modules pilih "NM-1FE-FX"
  • (2) drag atau drop gambar pada poin no 2 ke nomor no 3.
  • Jika sudah terpasang, makan hidupkan RouterAA.
  • Lakukan hal yang sama pada RouterBB, RouterCC dan RouterDD.
Pemasangan kabel serial :
4. Sekarang setiap sudah memilik masing-masing :
  • 2 port FashEthernet 0/0 dan 0/1 untuk RJ45.
  • 2 port Serial 0/0 dan 0/1. 
  • dan 1 port FashEthernet 1/0 untuk Fiber Optic.
5. Selanjutnya.
  • Klik pilihan Connections dan pilih Kabel SerialDCE. 
  • Untuk menghubungkan RouterAA ke RouterCC port serial yang akan kita pakai adalah se0/0
  • dan RouterBB ke RouterDD adalah se0/1.

6. Selanjutnya.
  • untuk menghubungkan RouterAA ke RouterBB port serial yang digunakan adalah se0/1 ke se0/0. 
  • Untuk RouterCC ke RouterDD sama seperti diatas
  • Lengkapnya perhatikan gambar dibawah ini.
7. Selanjutnya.
  • Selanjutnya adalah menyilangkan kabel Fiber pada setiap Router.
  • Pilih kabel Fiber dan hubungkan RouterAA (fa1/0) ke RouterDD (fa1/0).
  • RouterCC ke RouterBB sama seperti diatas.
  • Perhakan gmbar berikut.
Pengaturan pada IP Address.
8. Atur IP ADDRESS setiap port router seperti gambar dibawah ini.
9. Untuk tahap awal ini kita akan setting IP Address untuk RouterAA dan RouterBB beserta CLOCK RATEnya.
  • Sebelum memberikan clock rate, kita harus tahu, pada router mana kita harus memberikan CLOCK RATEnya, pak taufiq bilang sih, pas ada jamnya, gimana cara mengetahuinya, oke, kita coba.
  • Arahkan  mouse pada kabel lingkaran tanda merah RouterAA ke RouterBB.
  • Jika sukses disana akan muncul jamnya.
  • Perhatikan gambar berikut.
10. Selanjutnya.
  • Pada kabel yang terhubung antara RouterAA dan RouterBB jam atau clock ratenya berada pada RouterAA, maka pada RouterAA kita harus mengaturnya sebesar 9600.
  • Klik 2x pada RouterAA --> masuk pada Tab CLI.
  • Ktikkan perintah berikut.
11. Selanjutnya.
  • Pada RouterBB lakukan hal yang sama seperti RouterAA Jangan lupa setting ip address pada interface se0/0 tanpa clock rate karena clock rate sudah kita atur pada RouterAA.
12. Hasilnya akan seperti ini.
13. Sekarang coba kita ping dari RouterAA ke RouterBB pada Tab CLI seperti ini.
14. Sekarang settinglah semua Router seperti langkah-langkah diatas sehingga gambar akhir menjadi seperti ini.
Ket: 
untuk setting interface fa1/0 tidak usah pake clock rate, yang perlu kita setting adalah :
  • RouterAA -- RouterBB.
  • RouterCC -- RouterDD.
  • RouterAA -- RouterCC.
  • RouterBB -- RouterDD.
  • RouterAA -- RouterDD.
  • RouterCC -- RouterBB.
Pemasangan Komputer pada masing-masing Router.
15.  Sekarang kita akan memasang Komputer pada masing-masing Router pada port fa0/0 menggunakan kabel cross, perhatikan gambar dibawah.
16. Selanjutnya, kalian jangan lupa setting IP Address pada masing-masing komputer, perhatikan gambar dibawah.
17. Sekarang kita akan menghubungkan PCAA ke PCCC lansung masuk ke RouterAA, berikutnya lansung ketikkan perintah yang ada dibawah.
 18. Ketika kita mengetikkan perintah "show ip route" akan muncul kemana saja jaringan kita akan meliwatinya, itu yang dijadikan acuan ketika kita membuat area 9 pada NETWORK, yang ada pada nomo 17.
19. Berikut nya lakukan juga pada RouterCC.
20. Setelah Setting OSPF selesai pada RouterAA dan RouterCC, sekarang kita coba ping dari PCAA ke PCCC, dan hasilnya adalah seperti gambar dibawah.
Lakukan hal yang sama  pada RouterBB dan DD. 
Mudah-mudahan kalian puas setelah membaca artikel saya, jika ada kesalahan pada kata-kata atau apapun itu sobat bisa kritik lewat komentar, kalau bagus kalian komen juga ya, oke...

Monday, August 27, 2018

Pengertian OSPF


Sobat sudah pada tahu belum apa itu OSPF ? pada postingan kali ini saya akan membahas sedikit sejarah OSPF dan pastinya juga saya akan membahas pengetian OSPF, cara kerjanya.Mudah-mudahan kalian puas setelah membaca artikel saya, jika ada kesalahan pada kata-kata atau apapun itu sobat bisa kritik lewat komentar, kalau bagus kalian komen juga ya, oke...

Pengertian OSPF.

Open Shortest Path First (OSPF) adalah sebuah routing protokol standar terbuka yang di implementasikan oleh sejumlah besar vendor jaringan. OSPF termasuk dalam kategori interior Gateway Protokol yang hanya di gunkan untuk kebutuhan rouitng antar router dalam internal vendor telekomunikasi. OSPF memiliki sebuah Autonomous System (AS) yang berfungsi untuk mengelompokkan router-router yang akan berbeda dalam satu kendali dan satu strategi routing yang sama.
Baca Juga : Cara membangun jaringan Wireless menggunakan Cisco
OSPF pertama kali di kembangkan pada tahun 1987 oleh Internet Engineering Task Force (IETE) dan yang pertama kali mempublikasikan adalah OSPFv1 pada tahun 1989. Pada tahun 1991 OSPFv2 mulai di publikasikan oleh John Moy melalui RFC1247 dan juga selalu di sempurnakan.
Baca juga : Cara setting web server pada Cisco Paket Tracer

Saat ini sudah ada OSPFv3 yang di tunjuk untuk implementasikan jaringan yang menggunakan Internet Protokol Address atau IP Addrress versi 6 (IPv6). OSPFv3 di publikasikan melalui RFc2740 pada tahun 1999 yang kemudian di sempurnakan pada tahun 2008 melalui RFC5340.

Cara kerja OSPF.

OSPF bekerja dengan sebuah algoritma yang di sebut dijkstra.Pertama, sebuah pohon jalur terpendek (shortest path tree) akan di bangun, dan kemudian routing table akan di isi dengan jalur terbaik yang di hasilkan dari pohon tersebut. OSPF melakukan converge dengan cepat, meskipun tidak secepat EIGRP, dan OSPF mendukung multiple router dengan biaya (cost) yang sama, kejutan yang sama.